FOKUS PENGEMBANGAN DESTINASI 2010

Pengembangan destinasi pariwisata di Indonesia dewasa ini akan menentukan bagaimana gerak pembangunan dan peningkatan hasil yang bisa dicapai melalui penggiatan industri pariwisata. Di Depbudpar, dua dirjen yakni Dirjen Pemasaran Pariwisata dan Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata dalam skala nasional merupakan dua ujung tombak kepariwisataan Indonesia, sehingga keduanya memerlukan kerjasama dan dukungan untuk menerobos persaingan yang dihamparkan oleh destinasi pariwisata internasional lainnya serta produk-produk yang mereka lancarkan demi merebut hati wisatawan internasional. Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata, Firmansyah Rahim, baru-baru ini telah menguraikan garis-garis besar kegiatan yang akan dilaksanakannya. Termasuklah Fokus kegiatan 2010, Program Pengembangan Destinasi Pariwisata, dan Strategi Destinasi yang akan diterapkan. Dimana dan bagaimana Anda bisa ikut mengambil bagian?

Fokus Kegiatan 2010

1. Peningkatan daya tarik pariwisata melalui pendukungan sarana dan prasarana melalui tugas pembantuan dan dekonsentrasi.
2. Gerakan dan kampanye sadar wisata dan penerapan unsur-unsur Sapta Pesona di tingkat nasional dan daerah melalui media.
3. PNPM bidang pariwisata melalui pengembangan desa wisata.
4. Fasilitas investasi dan klinik investasi pariwisata.
5. Dukungan penerapan sertififkasi untuk tenaga kerja dan usaha pariwisata.
6. Pengembangan UMKM di bidang pariwisata.
7. Penyusunan travel pattern untuk pelajar – Edu-tourism , dan wisata minat khusus.
8. Koordinasi dan sinergisitas lintas sector, PU, Perhubungan, Imigrasi, DKP, Kehutanan dll, untuk pembangunan destinasi pariwisata di daerah.
9. Penguatan pengelolaan destinasi pariwisata melalui model DMO – Destinationa Management Organisation, – di beberapa destinasi pariwisata di daerah.
10. Tindak lanjut UU No. 10 tentang kepariwisataan.

Program Destinasi Pariwisata

1. Pengembangan daya tarik pariwisata, yaitu daya tarik wisata budaya, wisata alam termasuk bahari ; diving, cruise, pulau-pulau kecil dan marine sport, dan fasilitas buatan manusia.
2. Pengembangan investasis dan usaha, ini mencakup peningkatan kualitas usaha dan industri bidang kepariwisataan, fasilitasi investasi pariwisata serta penguatan jaringan usaha atau industri pariwisata; termasuk pengembangan travel pattern, koridor,circuit dan aksesibilitas destinasi pariwisata
3. Pengembangan standarisasi dan mutu pelayanan pariwisata, dengan penyusunan standarisasi kompetensi SDM, dan usaha pariwisata termasuk akreditasi dan sertifikasi bidang pariwisata
4. Peningkatan PNPM bidang pariwisata, yaitu Pengembangan Desa Wisata dalam rangka pengentasan kemiskinan melalui pariwisata.
5. Pemberdayaan masyarakat di destinasi pariwisata. Ini akan meningkatkan peran serta dan partisipasi masyarakat melalui gerakan sapta pesona dan sadar wisata serta penerapan kode etik kepariwisataan di destinasi pariwisata.
6. Dukungan manajemen dan regulasi dengan upaya peninkatan kapasitas pengelolaan destinasi dan administrasi pembangunan destinasi pariwisata.
7. Koordidnasi lintas sektor dan dukungan pembangunan pariwisata daerah. Ini mencakup peningkatan daya saing pariwisata, antara lain: perbaikan pelayanan visa, transportasi (udara, darat dan laut), tingkat keamanan dan keselamatan serta akomodasi termasuk pendukungan pengembangan sarana dan prasarana pariwisata.

Strategi Destinasi Pariwisata

Dan inilah strategi yang akan diterapkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan disebutkan di atas, yaitu :

Market attractiveness :

Pengembangan destinasi pariwisata berdasarkan pada preferensi dan analisis perilaku (travel behavior) dan psikografik pasar (target market) serta tarikan pasar untuk:

* Wisatawan mancanegara
* Wisatawan nusantara

Pushing Products :

Pendekatan pengembangan destinasi pariwisata berdasarkan pada potensi, karakteristik dan keunggulan sumber daya berkualitas internasional yang dimiliki.

Community Empowerment :

Pendekatan pengembangan destinasi pariwisata dengan melibatkan peran serta aktif dan meningkatkan kapasitas masyarakat serta memberikan manfaat dan keberlanjutan sumber daya dalam kegiatan kepariwisataan setempat.

Investment Encouragement :

Pendekatan pengembangan destinasi melalui peningkatan investasi baik pemerintah maupun swasta untuk proyek infrastruktur dan usaha di bidang pariwisata.

Institution and Management :

Pendekatan pengembangan destinasi pariwisata melalui dukungan pengelolaan kelembagaan dan keterpaduan dengan menerapkan manajemen dan regulasi yang sinergistik.

Demikianlah. Kembali pada pertanyaan di atas : Dimana dan bagaimana Anda bisa ikut aktif mengambil bagian? ===

oleh : Firmansyah Rahim

http://traveltourismindonesia.wordpress.com/2009/11/20/fokus-pengembangan-destinasi-2010/

Senin, 12 April 2010 di 08.47

0 Comments to "FOKUS PENGEMBANGAN DESTINASI 2010"

Posting Komentar